10 Unsur / Komponen Kesegaran Jasmani Oleh Beberapa Ahli Lengkap Penjelasannya

10 Unsur / Komponen Kesegaran Jasmani Oleh Beberapa Ahli. Seperti yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya bahwa pengertian kebugaran jasmani adalah suatu keadaan yang dimiliki atau dicapai seseorang dalam kaitannya dengan kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik. Kesegaran jasmani berkaitan dengan kesehatan ketika aktivitas fisik dapat dilakukan tanpa kelelahan berlebihan, terpelihara seumur hidup dan sebagai konsekuensinya memiliki risiko lebih rendah untuk terjadinya penyakit kronik lebih awal. Seseorang yang secara fisik bugar dapat melakukan aktivitas fisik sehari-harinya dengan giat, memiliki risiko rendah dalam masalah kesehatan dan dapat menikmati olahraga serta berbagai aktivitas lainnya.

Pada anak kesegaran jasmani ini seringkali terlupakan. Padahal kesegaran jasmani ini sangat bermanfaat untuk menunjang kapasitas kerja fisik anak yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan prestasinya.

Daya tahan kardiovaskuler yang baik akan meningkatkan kemampuan kerja anak dengan intensitas lebih besar dan waktu yang lebih lama tanpa kelelahan. Daya tahan otot akan memungkinkan anak membangun ketahanan yang lebih besar terhadap kelelahan otot sehingga mereka bisa belajar dan bermain untuk jangka waktu lebih lama. Terlebih lagi kesegaran jasmani yang rendah diduga merupakan prekursor terhadap mortalitas pada orang dewasa, sedangkan tingkat kesegaran jasmani sedang memperlihatkan efek protektif terhadap beberapa prediktor mortalitas seperti merokok, hipertensi dan hiperkolesterolemia.
10 komponen kesegaran jasmani
Pada Dasarnya unsur kebugaran jasmani itu dibagi menjadi 10 komponen, dan dari 10 komponen tersebut memiliki pengertian yang berbeda-beda dan fungsi serta daya dukung yang berbeda pula untuk olahraga tertentu, ada sebagian dari mereka yang merupakan unsur pokok yang harus dikuasai oleh semua atlet pada semua cabang olahraga, salah satunya adalah daya tahan, kekuatan, untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu apa saja komponen kesegaran jasmani itu;

Komponen Kesegaran Jasmani


Komponen kesegaran jasmani secara garis besar dibagi menjadi 2 yakni kesegaran jasmani yang berhubungan dengan keterampilan (meliputi : kecepatan, daya ledak otot, ketangkasan, keseimbangan dan koordinasi) dan kesegaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan (meliputi : kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, daya tahan kardiorespirasi, dan komposisi tubuh). Hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain umur, jenis kelamin, genetik, ras, aktivitas fisik termasuk latihan dan kadar hemoglobin. tetapi untuk lebih rinci unsur komponennya, berikut rincian lebih jelasnya;

Komponen Kesegaran Jasmani Menurut Len Kravilts


Menurut Len Kravilts (2001: 5) terdapat 5 komponen utama dalam kesegaran yang berhubungan dengan kesehatan yang harus diperhatikan. Komponen itu meliputi antara lain:
  1. Daya tahan kardiorespirasi/ kondisi aerobik
  2. Kekuatan otot
  3. Daya tahan tubuh
  4. Kelenturan
  5. Komposisi tubuh

Komponen Kesegaran Jasmani Menurut Yusnul Hairy

Menurut Yusnul Hairy (2001: 1.19) kebugaran jasmani tergantung pada dua komponen dasar, yakni:

a. Kesegaran Organik (Organic Fitnes)

Kesegaran organik yaitu sifat-sifat khusus yang harus dimiliki berdasarkan garis keturunan yang diwarisi oleh kedua orangtuanya atau bahkan generasi sebelumnya dan dipengaruhi oleh umur dan mungkin oleh keadaan sakit atau kecelakaan. Keadaan yang berhubungan dengan kesegaran organik sebenarnya bersifat statis dan sulit atau bahkan tidak mungkin utuk diubah. Tingkat kesegaran jasmani organik menentukan potensi-potensi kebugaran jasmani secara keseluruhan.

b. Kesegaran Dinamik (Dynamic Fitness)

Kesegaran dinamik variabelnya lebih banyak. Kesegaran jasmani dapat dikembangkan/ditingkatkan dengan melakukan aktivitas fisik. Struktur dan sifat-sifat biologis yang mengalami peningkatan apabila melakukan suatu pelatihan fisik yang sesuai. Kesegaran dinamik diklasifikasikan dalam dua kategori, yaitu:

1. Kesegaran yang berhubungan dengan kesehatan

Dari sudut pandang kesehatan, Kesegaran jasmani meliputi tiga unsur yang saling berhubungan, yakni: daya tahan kardiovaskuler (melibatkan jantung, paru, dan peredaran darah, dan darah itu sendiri), kekuatan dan daya tahan otot, kelentukan dan komposisi tubuh (berat badan ideal dan persentase lemak).

2. Kesegaran yang berhubungan dengan keterampilan motorik.

Kesegaran jasmani berhubungan erat dengan keterampilan motorik yang mempunyai kebermaknaan yang sangat besar di dalam olahraga. Keterampilan motorik yang berhubungan dengan kesegaran jasmani adalah : kelincahan, keseimbangan, koordinasi, power, waktu bereaksi, dan kecepatan.

Unsur Kesegaran Jasmani Menurut Endang Rini S dan Fajar Sri W


Menurut Endang Rini S dan Fajar Sri W (2008 :2) komponen Kesegaran jasmani dikelompokkan menjadi:
  1. Komponen kesegaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Meliputi daya tahan paru jantung, kekuatan dan daya tahan otot, kelentukan dan komposisi tubuh.
  2. Komponen kesegaran yang berhubungan dengan keterampilan. Meliputi kecepatan, koordinasi, power, kelincahan perasaan gerak.

Komponen Kesegaran Jasmani Menurut Sajoto

Menurut (Sajoto, 1988: 10) Komponen kesegaran jasmani terdiri dari beberapa unsur, antara lain: (1). Kekuatan (strenght), (2) daya tahan (endurance), (3) daya ledak (explosive power), (4) kelentukan (flexibility), (5) kecepatan (speed), (6) kelincahan (agility), (7) koordinasi (coordination), (8) keseimbangan, (9) ketepatan (accuracy), (10) reaksi (reaktion time).

Menurut (Sajoto, 1988:14) Dari 10 komponen komponen tersebut di atas, komponen daya tahan jantung paru merupakan komponen terpenting dalam menentukan kesegaran jasmani seseorang. Daya tahan jantung dan paru-paru adalah suatu kemampuan tubuh untuk bekerja dalam waktu lama tanpa mengalami kelelahan setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Sehingga dapat di simpulkan bahwa kesegaran jasmani adalah faktor kemampuan tubuh secara fisik yang yang dapat menunjang keberhasilan seseorang dalam melakukan berbagai kegiatan atau aktivitas dalam kehidupannya. Untuk dapat memberikan kejelasan akan pengertian dari komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut:

1. Kekuatan atau (strenght)

Kekuatan adalah komponen dari kondisi fisik seseorang tentang kemampuannya dalam menggunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja menurut (Sajoto, 1988: 23). Sedangkan Ismaryati (1993: 111) Kekuatan adalah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali usaha maksimal.

2. Daya Tahan

Ada dua macam daya tahan yaitu daya tahan umum dan daya tahan otot. (Sajoto 1988: 25). Daya tahan umum adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistim jantung, paru dan peredaran darahnya secara efektif untuk menjalankan kerja secara terus menerus dan melibatkan kontraksi sejumlah otot-otot dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama. Daya tahan otot adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan ototnya untuk berkontraksi secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama. Menurut Ismaryati (1993: 118) menjelaskan bahwa Daya tahan adalah kemampuan otot untuk melakukan sesuatu kerja secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama dengan beban tertentu.

3. Daya ledak (muscular power)

Daya Ledak adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kemampuan maksimal yang dikerahkan dalam waktu sependek-pendeknya. Dari dua penjelasan ini mengandung pengertian yang sama yakni dengan kemampuan maksimal namun dalam waktu yang singkat.(Sajoto, 1988: 31).

4. Kelentukan (flexibility)

Kelentukan adalah segala efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh yang ditandai dengan flexibilitas persendian pada seluruh tubuh (Sajoto, 1988: 34). Menurut Ismaryati (1993: 101) Kelentukan merupakan kemampuan menggerakkan tubuh atau bagian-bagiannya seluas mungkin tanpa terjadi ketegangan sendi dan cidera otot.

5. Kecepatan / Speed

Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu yang sesingkatsingkatnya (Sajoto, 1988: 40). Sedangkan menurut Ismaryati (1993: 57) Kecepatan adalah kemampuan bergerak dengan kemungkinan kecepatan tercepat.

6. Kelincahan / Agility

Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk merubah arah dan posisi di arena tertentu (Sajoto, 1988: 43). Sedangkan Ismaryati (1993: 41) kelincahan merupakan komponen kesegaran jasmani yang sangat diperlukan pada semua aktivitas kecepatan perubahan posisi tubuh dan bagian-bagiannya.

7. Koordinasi (coordination)

Koordinasi adalah kemampuan kemampuan seseorang untuk mengintegrasi-kan bermacam-macam gerakan yang berbeda dalam pola getakan tunggal secara efektif (Sajoto, 1988: 43). Sedangkan Ismaryati (1993, 53) kelincahan didefinisikan sebagai hubungan yang harmonis dari hubungan saling pengaruh di antara kelompok-kelompok otot selama melakukan kerja yang ditunjukkan sebagai tingkat keterampilan.

8. Keseimbangan

Keseimbangan adalah kemampuan mempertahankan sikap tubuh yang tepat pada saat melakukan gerakan. Keseimbangan tergantung pada kemampuan integrasi antara kerja indra penglihatan, kanalis-kularis pada teling dan reseptor pada otot (Sajoto, 1988: 54).

9. Ketepatan (accuracy)

Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran. Sasaran dapat berupa suatu jarak atau mungkin suatu obyek langsung yang harus dikenai dengan salah satu bagian tubuh (Sajoto, 1988: 52).

10. Reaksi (reaction time)

Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya agar dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera atau syaraf lainnya (Sajoto, 1988: 63).Sedangkan Ismaryati (1993: 72) berpendapat bahwa reaksi adalah periode antara diterimanya rangsang (stimuli) dengan permulaan munculnya jawaban (respon).

Dari beberapa uraian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa kesegaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk dapat melakukan aktivitas fisik yang relatif lama yang dilakukan secara efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan aktivitas yang lain.

Nah cukup capek juga saya merangkum dari buku penjas yang saya gunakan pada waku kuliah di UNNES dulu, semoga informasi mengenai 10 komponen kesegaran jasmani ini bisa bermanfaat bagi kita semuanya, amin

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

4 Responses to "10 Unsur / Komponen Kesegaran Jasmani Oleh Beberapa Ahli Lengkap Penjelasannya"

  1. 10 komponen tersebut dulu waktu masih sekolah dalam pelajaran olahraga selalu di praktikan nah sekarang udah ada di dunia kerja jarang banget melakukan komponen tersebut. hmmm :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. terlalu sibuk kerja ya mba wida :D
      sama, saya juga seperti itu mba :(

      Delete
    2. hem usahakan di sempatkan olahraga walaupun sebentar mbak wida

      Delete
    3. memng mas fikri kalau kesibukan biasanya sering melupakan olahraga, maka dari itu kita hrus pintar managemen waktu kita

      Delete

Terimakasih kunjungan anda. ( Fast Respont comment dengan akun google anda )

Jadilah Pembaca Yang Bijak Dengan meninggalkan jejak jika Artikel di volimaniak membantu anda

Aturan Koment :
> No link aktif ( Link aktif Tidak akan di tampilkan )
> sesuai topik Artikel
> kritik dan saran membangun
> seputar pertanyaan
> Saya akan berkunjung balik ke blog sobat secara rutin

Mohon maaf jika koment di balas telat

Admin ucapkan terimakasih atas kunjungan anda dan support anda untuk kemajuan blog ini.