Macam-macam Bentuk Tes dan Pengukuran untuk Mengukur Tingkat Kesegaran Jasmani

Macam-macam Bentuk Tes dan Pengukuran untuk Mengukur Tingkat Kesegaran Jasmani. Kesehatan adalah modal utama bagi kita, dengan tubuh yang sehat pastinya kita bisa melakukan kegiatan rutinitas sehari-hari dengan lancar.

Memang dalam kenyataannya kesibukan akan bekerja bisa melupakan kebutuhan akan olahraga, itu semua tergantung dari kita sendiri bagaimana kita memanagemen waktu sebaik mungkin, sehingga dalam sela kesibukan kita bisa tetap menjalankan aktifitas olahraga agar kondisi tubuh dan daya tahan kita bisa tetap terjaga dan akhirnya tubuh bisa tetap dalam keadaan sehat.

Tes pengukuran kesegaran jasmani dilakukan untuk mengetahui tingkat kesegaran jasmani seseorang, ini pun juga berlaku bagi seorang pelatih yang ingin mengetahui tingkat kondisi fisik para atletnya ataupun untuk melakukan seleksi pemain / bibit sesuai dengan cabang olahraga tertentu.

Seorang pelatih biasanya akan menyeleksi pemainnya terlebih dahulu sebelum dilakukan latihan lebih lanjut, nah untuk itulah agar anda juga tahu apa saja tes yang digunakan untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani seseorang.
bentuk tes kesegaran jasmani
bentuk tes kesegaran jasmani - source image : greatist.com
Setelah kemarin kita bahas faktor yang mempengaruhi kesegaran jasmani kali ini volimaniak ingin berbagi kepada anda semuanya mengenai Macam-macam bentuk tes dan pengukuran untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani, untuk lebih lanjut apa saja bentuk tesnya, berikut urainnya;

Macam-Macam Tes dan pengukuran tingkat kesegaran jasmani


Beberapa bentuk tes dan pengukuran dapat digunakan untuk mengukur dan mengetes kesegaran jasmani seseorang secara sederhana dan dapat digunakan siapa saja yang menginginkannya dan tentunya disesuakan dengan kapasitas yang akan dicapai. Seperti yang diungkapkan oleh Yusnul Hairy (2004: 10.9 – 10.33) adalah sebagai berikut:
  1. Tes Lari 2,4 km. Tes ini merupakan bentuk tes yang paling sering dipergunakan untuk menentukan kesegaran kardiovaskuler berdasarkan waktu yang dicapai dengan lari atau dengan berjalan sejauh 2,400 meter. Isapan oksigen maksimal dihitung berdasarkan waktu tempuh untuk menyelesaikan jarak tersebut.
  2. Step Test. Tes ini digunakan untuk menghitung isapan oksigen maksimal, beban yang diberikan hanya sub maksimal. Tes ini dilakukan dengan menggunakan bangku dengan tinggi 16 ¼ inci dan tes ini berlangsung tiga menit.
  3. Astrand-Ryhming Test. Tes ini merupakan tes yang sangat sederhana dan paling praktis, sehingga tes ini sering dipergunakan untuk menghitung isapan oksigen maksimal dan tes ini dilakukan dengan menggunakan sepeda ergometer.
  4. Harvard step test. Tes ini bertujuan untuk mengukur fungsi kardiovaskuler dengan naik turun bangku harvard. Tes ini dilakukan dengan menggunakan bangku harvard setinggi 19 inci untuk lakilaki dan 17 inci untuk wanita.
  5. Tes jalan cepat 4800 meter. Tes ini untuk mengukur daya tahan kardiovaskuler. Tes ini dilakukan dengan menempuh jarak 4800 meter dengan jalan cepat.
  6. Tes Kesegaran Jasmani Indonesia merupakan tes yang disusun oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Tes ini terdiri dari 5 butir tes yang berlaku untuk beberapa kelompok umur yang dibedakan dalam masing-masing jenis kelamin. Adapun 5 butir tes tersebut meliputi : lari jarak pendek, gantung siku tekuk/gantung angkat tubuh, baring duduk (sit-up), loncat tegak (Vertical jump), dan lari jarak menengah.
Berdasar bentuk tes-tes tersebut dapat terlihat jelas bahwa tes kesegaran jasmani yang banyak dipergunakan karena Instrumen ini merupakan hasil penelitian di Indonesia yang sudah dibakukan dan Instrumen ini lebih mudah dilakukan terdiri dari lima butir tes. Namun pada tes inipun mempunyai kelemahan dilihat dari segi sarana dan prasarana, waktu pelaksanaan maupun pengawasan dari masing-masing butir tes. Namun demikian sebenarnya dari semua kondisi yang dianggap sulit, sebagai seorang guru pendidikan jasmani dapatlah disiasati dengan bijaksana dan tepat.

Untuk tes kesegaran jasmani pada pemain bola voli, silakan anda bisa melihat uraian saya tempo lalu mengenai bentuk tes kesegaran jasmani bagi pemain bola voli ( TKJI ).

Nah sementara cukup sekian dulu apa yang bisa saya sampaikan mengenai bentuk tes dan pengukuran tingkat kesegaran jasmani, semoga bisa bermanfaat bagi kita semuanya, amin

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

38 Responses to "Macam-macam Bentuk Tes dan Pengukuran untuk Mengukur Tingkat Kesegaran Jasmani"

  1. Replies
    1. test diterima mas, maaf deh lama gak bsa ol

      Delete
    2. hahaha, dapat terompet untuk tahun baru mas mukhlis

      Delete
  2. mas lari sejauh Lari 2,4 km harus ditempuh berapa lama mas. kuat g ya saya lari sejauh itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo balapan lari sma saya mang adul ...lebih kuat mana..he...he..

      Delete
    2. hem lebih cepat lebih bagus mas aduls, nanti ada kriteria jarak tempuh untuk lari ini, nanti akan saya perjelas deh

      Delete
    3. nah itu balapan berdua untuk mengetahui daya tahannya mas

      Delete
    4. wah kalo balapan sama saya kayak nya tinggal di blakang semua nie,.,?

      Delete
    5. ayo mas, mbak siti lari dulu aja deh, kita nyusul sambl ngopi,wakakaka

      Delete
  3. saya perku test nanti nih mas. soalnya saya belum pernah coba, thanks for sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. hem iya mas, silahkan deh bisa langsung di cba testnya

      Delete
  4. Baru sempat mampir mas...maklum orang sibuk....kalau saya suka lari mas...biasa kalau hari minggu pagi keliling alun alun kota supaya seger badan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas ga apa2, saya juga sibuk sekali nih, jarang bisa buka blog, cuma postingnya di jadwal nih

      Delete
  5. Sangat bermanfaat, pas saya cek bukunya adik LKS Penjas ternyata ada ya.

    Alhamdulillah jadi paham sekarang gimana cara mengetesnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang ada pak, kalau dalam pelajaran penjas lengkap tapi penjelasannya cukup ringkas, ini saya rangkum dari berbagai sumber buku saya

      Delete
  6. Intinya jika kita lari pagi dapat oksigen yg segar ya pak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak hanya itu mas, semuanya bisa meningkat termasuk daya tahan aerob dan an aerob

      Delete
  7. bagi atlit sih lari 2,4 km mungkin gampang saja mereka kan pastinya suka latihan, nah bagi yang jarang olahraga seperti saya sepertinya terlalu berat mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagusan lari atau goes sepeda ya... kalo goes sepeda sepertinya lebih ringan tapi manfaatnya sama

      Delete
    2. hem kalau jarang latihan itu bisa menerapkan latihan yang ringan saja dan sifatnya bertahap saja mas awan, kalau langsung akan berat dan tujuan dari kesegaran jasmani justru tidak tercapai

      Delete
    3. intinya semua sama mas fazri tergantung pada kapasitas kemampuan kita sendiri

      Delete
  8. Saya kalau disuruh lari jauh nafas masih kuat kok mas, soalnya ngga merokok, Tapi suka cepat keram, karena kurang pemanasan. biasanya lari weekend

    ReplyDelete
    Replies
    1. hem, tidak hanya di pengaruhi nafas lo mas, kadang otot juga pengaruh, kalau jarang di latih dia akan mulai menyusut, imbasnya kaki yang gak kuat, nafas kuat tapi kaki nya dah kaku

      Delete
  9. banyak juga tes yang digunakan untuk mengukur jasmani ya mas purna, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali mas, itu baru secara umum saja kok, untuk lebih spesifik lagi mengenai pengukuran kesegaran jasmani sesuai dengan cabangnya, masih ada tahapan lagi

      Delete
  10. makasih ilmunya, jadi lebih tahu tentang mengukur tingkat kesehatan jasmani.

    ReplyDelete
  11. lari tes 2,4 Km, waduh kayaknya perlu nih bagi para blogger matre hehe.

    ReplyDelete
  12. saya biasanya cuma lari pagi aja,.?
    tu pn kalo hari minggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hem gak apa2 mbak, itu tergantung kebutuhn kok, kalau untuk menjaga kesehatan olahraga yang ringan saja sudah cukup

      Delete

Terimakasih kunjungan anda. ( Fast Respont comment dengan akun google anda )

Jadilah Pembaca Yang Bijak Dengan meninggalkan jejak jika Artikel di volimaniak membantu anda

Aturan Koment :
> No link aktif ( Link aktif Tidak akan di tampilkan )
> sesuai topik Artikel
> kritik dan saran membangun
> seputar pertanyaan
> Saya akan berkunjung balik ke blog sobat secara rutin

Mohon maaf jika koment di balas telat

Admin ucapkan terimakasih atas kunjungan anda dan support anda untuk kemajuan blog ini.

close