Contoh Tari Berpasangan dan Kelompok Di Nusantara / Daerah Indonesia

Apakah kalian sudah mengenal Tari Kelompok dan Berpasangan yang ada di indonesia, banyak sekali Jenis Tarian yang ada di indonesia baik dari wilayah nusantara seperti jawa tengah, jawa timur dan daerah lainnya.salah satu contoh tari kelompok adalah tari Jathilan yang berasal dari Jawa. Tari Jathilan merupakan contoh tari berpasangan dan tari kelompok daerah setempat.

Dapatkah kamu menyebutkan contoh-contoh tari berpasangan dan tari kelompok daerah setempat yang berasal dari daerahmu? Ayo, cari tahu jenis-jenis tari berpasangan dan tari kelompok daerah setempat dengan mencermati ulasan pada postingan kali ini;

Jika kemarin kita sudah mengenai Contoh Tari Tunggal di nusantara untuk kali ini saya ingin mengajak anda semuanya dalam mengetahui Contoh Tari Berpasangan / Kelompok di nusantara, apa aja contohnya mari kita simak bersama-sama.

Contoh / Jenis-jenis Tari Kelompok dan Berpasangan di Nusantara


Tari berpasangan adalah tarian yang dibawakan oleh dua orang, seperti putra dengan putra, putri dengan putri, atau putra dengan putri. Sedangkan tari kelompok adalah tari yang dibawakan oleh empat orang atau lebih. Antara tari kelompok dan tari berpasangan mempunyai hubungan yang erat. Artinya, tari berpasangan dapat dilakukan secara berkelompok. Tari berpasangan atau tari kelompok yang berasal dari daerahmu merupakan karya seni tari berpasangan atau kelompok daerah setempat.

Apakah kamu mengenal jenis-jenis tari berpasangan dan kelompok daerah setempat yang berasal dari daerahmu? Berikut ini akan diuraikan jenis-jenis tari berpasangan yang berasal dari daerah Jawa. Secara umum Contoh Tari Berpasangan dapat di gambarkan dalam bagan dibawah ini;
contoh-tari-pasangan-dan-tari-kelompok

1. Tari Bedhaya

Tari Bedhaya merupakan tarian yang mempunyai nilai keramat. Tari Bedhaya termasuk ke dalam jenis tari pusaka keraton di Jawa Tengah. Terdapat berbagai jenis tari Bedhaya, seperti tari Bedhaya Ketawang dari Surakarta dan tari Bedhaya Bedah Madiun dari Yogyakarta.
contoh-tari-kelompok
Sumber : flickckr.com, kompas image
Tari Bedhaya menjadi keramat karena adanya mitos dan keyakinan tentangpencipta tari klasik tersebut. Menurut kitab Wedhapradangga, pencipta tari Bedhaya Ketawang adalah Sultan Agung (1613-1645) raja pertama dari Kerajaan Mataram. Tari tersebut diciptakan bersama dengan penguasa laut selatan yang disebut Kanjeng Ratu Kidul.

2. Tari Serimpi

Tari Serimpi merupakan tari klasik Jawa. Tari Serimpi menceritakan berbagai kisah, seperti cerita peperangan dan pertengkaran. Gerakan tangan yang lambat dan gemulai merupakan ciri khas dari tari Serimpi. Gerak tari Serimpi menggambarkan pandangan hidup dan sikap wanita Jawa dengan cara yang lebih jelas, seperti perkelahian, persembahan, penerimaan, tangis, peperangan, keberanian, kelincahan, dan ketangkasan.
contoh-tari-berpasangan
Tari Serimpi ditarikan oleh dua atau empat orang penari wanita. Ragam tari Serimpi sering digubah dengan berbagai gaya. Macam-macam tari Serimpi, seperti Serimpi Padelori, Andong-andong, Arjuno Mangsah, Dhempel Sangopati, Elo-elo, Dempel, Gambir Sawit, Muncar, Gandokusumo, dan Serimpi Lobong.

Tari Serimpi Padelori merupakan bentuk tari Serimpi terbaru. Tari Serimpi Padelori digubah oleh para guru perkumpulan tari Yogyakarta Among Beksa. Tari Serimpi gubahan baru tersebut ditarikan oleh delapan orang dan mengambil tema cerita Menak

3. Tari Jathilan

Tari Jathilan termasuk tarian rakyat yang paling tua di Jawa. Tari Jathilan merupakan tarian yang tersebar di daerah Jawa dan memiliki berbagai nama. Di Jawa Tengah dan DIY, tari Jathilan dinamakan jaran kepang, incling, atau ebeg. Di Jawa Timur dinamakan jaran kepang. Dan di Jawa Barat, tari Jathilan dinamakan kuda lumping atau  kuda kepang.
jenis-tari-kelompok
Penari Jathilan menggunakan peralatan pedang yang dibuat dari bambu dan menunggang kuda lumping. Busana yang dikenakan penari Jathilan adalah celana sepanjang lutut, kain batik, setagen, efek timang, iket, sampur, dan rompi. Kadang-kadang, penyajian tari Jathilan menggunakan sosok barongan yang menari dengan gerak-gerak berlebihan.

4. Tari Gandrung

Tari Gandrung merupakan tarian yang berasal dari daerah Banyuwangi. Tari ini
diperankan oleh penari wanita yang juga dipanggil Gandrung bersama dengan dua sampai empat laki-laki. Tari Gandrung sangat terkenal dan digelar hampir di setiap perayaan, seperti acara khitanan dan pernikahan. Panggungnya dapat berbentuk arena, halaman atau panggung kecil.
jenis-jenis-tari-berpasangan
sumber : www.freewebs.com
Tata busana penari Gandrung mendapat pengaruh dari Bali. Busana yang dikenakan terbuat dari beludru berwarna hitam yang dihiasi oleh ornamen kuning emas dan manik-manik yang mengkilat.

5. Tari Remo

Tari Remo adalah tari yang berasal dari Jawa Timur. Tari Remo menggambarkan karakter dinamis masyarakat Surabaya. Karakter yang ditampilkan adalah keberanian seorang pangeran. Musik yang digunakan untuk mengiringi tari Remo adalah musik gamelan dalam gending. Gamelan tersebut terdiri atas bonang, saron, gambang, gender, slenthem, sitter, seruling, kethuk, kenong, kempul, dan gong. Gendingnya adalah Jula-Juli Suroboyo dan Tropongan. Kadang-kadang, dilanjutkan dengan Walang Kekek, Gedog Rancak, dan Krucilan.
tari-kelompok
Tari Remo terdiri atas dua gaya, yaitu perempuan dan laki-laki yang dapat ditampilkan secara bersama-sama dalam suatu grup. Tari Remo juga dapat dibawakan dalam bentuk tari tunggal.

Nah itulah sedikit Contoh Tari Berpasangan dan Tari Kelompok yang bisa saya berikan, semoga menambah ilmu kita semua, jangan lupa di share ya.terimakasih

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

close