1.587 Guru Terancam Kehilangan Tunjangan Fungsional dan Profesi

Info PTK tahun 2015 ini pastinya bapak ibu guru sangat menanti nanti cairnya tunjangan profesi maupun tunjangan fungsional dan juga tunjangan yang lainnya. Sudah sepantasnya guru diindonesia mendapatkan kelayakan gaji sebagai penunjanga hidup dan bagi guru yang sudah mengabdi lebih lama harusnya di utamakan untuk mendapatkan tunjangan profesi dan pemerintah harus memprioritaskannya kalau memang semua persyaratannya sudah lengkap.

Bagiamana dengan tunjangan profesi di indonesia ini selanjutnya bagaimana prosedurnya apakah di permudah atau bahkan di persulit. untuk info mengenai seputar sertifikasi guru atau tunjangan fungsional berikut info yang dapat volimaniak sampaikan dari sumber terpercaya JPNN dikatakan bahwa 1.587 Guru Terancam Kehilangan Tunjangan Fungsional dan Profesi, untuk info selanjutnya berikut berita pendidikan hari ini ;

KENDARI - Sebanyak 1.587 guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara harus siap kehilangan haknya. Selain hak tungangan fungsional, para pendidik ini juga akan kehilangan tunjangan profesi.

http://www.volimaniak.com/

Menurut Kepala Bagian Pendataan Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Amran, penghilangan tunjangan ini sebagai imbas pemberlakuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Ia menyebutkan bahwa regulasi itu mengatur pendidikan guru minimal harus sarjana (S1) jika ingin mendapatkan tunjangan.

Amran merinci, di Kota Kendari ada 1.587 yang tidak memenuhi kualifikasi S1. Terdiri dari guru TK 390 orang, guru SD 804 orang, guru SMP 77 orang, SMA 19 guru, SMK 290 guru, dan guru SLB 7 orang. Dari data tersebut, sebanyak 639 orang adalah nonPNS sedangkan 948 orang berstatus PNS.

Meski begitu, para guru yang belum mendapatkan gelar sarjana ini masih diberi kesempatan hingga akhir Desember 2015.

"Para guru yang belum S1, masih diberi kesempatan untuk meningkatkan kualifikasinya hingga akhir Desember 2015. Makanya, kami berharap para guru bisa memanfaatkan waktu yang ada," kata Amran seperti yang dilansir Kendari News (Grup JPNN.com), Selasa (3/3).

Guru yang tidak memenuhi kualifikasi S1 hingga Desember tahun ini lanjut Amran akan kehilangan hak  hak subsidi tunjangan fungsional. Tapi khusus tunjangan profesi masih ada toleransi. Guru yang sudah disertifikasi dan sudah memiliki golongan IVa, atau masa kerja diatas 20 tahun, serta usia telah menginjak usia 50 tahun tetap akan mendapatkan hak profesinya.  (p10/awa/jpnn)


Demikin informasi mengenai informasi tunjangan sertifikasi dan fungsional guru tahun 2015 dari volimaniak semoga bisa menjadi referensi bagi anda semuanya,terimakasih

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

16 Responses to "1.587 Guru Terancam Kehilangan Tunjangan Fungsional dan Profesi"

  1. wah, kasihan sekali tu ama guru yang sudah lama ya mas, apalagi sudah bertahun-tahun mengabdi.

    Jempol deh ama pemerintahan saat ini, mereka komitmen untuk memperhatikan kekayaan rakyat, sehingga kesejahteraan rakyat terabaikan dengan alasan UUD

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin mas,harusnya memang ada periodesasi pergantian guru yang dapat tunjangan fungsional,yang tidak efektif dan cuma asal asalan harus di ganti dengan guru yang benar2 produktif dan pengabdiannya lama agar pendidikan di indonesia semakin baik

      Delete
  2. Info menarik sayangnya saya tidak berprofesi sebagai guru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe tidak apa mbak,ikut nyimak aja ya

      Delete
  3. Semoga gak bener2 terjadi ya... mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu untuk yang guru gak sesuai syarat mas,jadi harus digantikan guru yang bener2 pantas mendapatkan tunjangan sertifikasi / fungsional

      Delete
  4. pantesan banyak guru yang kuliah lagi untuk mendapatkan gelar, jadi tunjangan guru nya utk S1 ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas,tujuan utamanya adalah itu

      Delete
    2. trus ada guru yang sudah S1 lanjut ke S2 ya mas?apa kalo S2 tunjangannya lebih gede lagi?

      Delete
    3. hem pastinya gitu mas, itu untuk kenaikan pangkat golongan

      Delete
  5. kasihan juga yang sudah mengabdi tapi tidak mampu memenuhi syarat ya mas.. padahal tenaga apalagi jasa manusia itu tak bisa diganti begitu saja layaknya robort ya mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYA MBAK,PA LAGI GAJI GURU ITU TAK SEBERAPA,MASAK YANG SUDAH PNS DAPAT DOUBLE PULA TUNJANGAN SERTIFIKASI,HARUS YANG BENER MEMENUHI SYARAT BIAR ADIL

      Delete
  6. wahh bagus sekali ini rencananya biar memacu semangat para guru agar mendidik anak dengan baik

    ReplyDelete
  7. SEmoga nama saya tak ada di situ pak

    ReplyDelete

Terimakasih kunjungan anda. ( Fast Respont comment dengan akun google anda )

Jadilah Pembaca Yang Bijak Dengan meninggalkan jejak jika Artikel di volimaniak membantu anda

Aturan Koment :
> No link aktif ( Link aktif Tidak akan di tampilkan )
> sesuai topik Artikel
> kritik dan saran membangun
> seputar pertanyaan
> Saya akan berkunjung balik ke blog sobat secara rutin

Mohon maaf jika koment di balas telat

Admin ucapkan terimakasih atas kunjungan anda dan support anda untuk kemajuan blog ini.