Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru

Teknik Dasar Dalam Tolak Peluru ~ Tolak peluru merupakan olahraga yang tergolong dalam bagian atletik, tolak peluru seakan sudah jadi mata pelajaran wajib di sekolah, hampir semua sekolah menyediakan peralatan fasilitas ini, walaupun tidak menggunakan peluru yang sebenarnya setidaknya anda bisa memodifikasinya dengan menggunakan fasilitas yang bisa di jadikan sebagai sarana pembelajaran. tidak selamanya pembelajaran dilakukan dengan alat yang sebenarnya, jika anda ingin semua materi bisa tersampaikan anda sebagai guru harus pintar-pintar dalam memodifikasi pembelajaran.

Setelah membahas mengenai ukuran lapangan tolak peluru, kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai teknik dasar yang perlu anda pelajari agar bisa melakukan tolak peluru dengan benar. adapun pembagian teknik dasar tolak peluru bisa di kategorikan dalam beberapa bagian dan akan saya bahas pada postingan volimaniak kali ini, langsung saja inilah teknik dasar tolak peluru yang wajib anda ketahui.

Terdapat beberapa teknik dasar dalam tolak peluru, di antaranya adalah :



A. Teknik memegang peluru


Ada 3 teknik memegang peluru:

  1. Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya.
  2. Untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
  3. Jari-jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru.
  4. Biasa dipakai oleh para juara. Seperti cara di atas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru.
  5. Cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil. tidak cocok untuk anak anak dibawah 9thn.

B. Teknik meletakkan peluru pada bahu


Peluru dipegang dengan salah satu cara di atas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.
http://volimaniak.blogspot.com/

C. Teknik menolak peluru


Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain. Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar. Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri agak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan.

Sikap awal akan menolak peluru

Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Lengan kiri masih pada sikap semula.

D. Cara menolakkan peluru


Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 40 derajat


E. Sikap akhir setelah menolak peluru


Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.

Demikian yang bisa volimaniak sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan membantu bagi anda yang sedang mempelajari teknik dari cabang atletik yaitu tolak peluru, terimakasih

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

close