Peraturan Permainan Bulu Tangkis Terbaru 2016

Peraturan Permainan Bulu Tangkis. Bulutangkis yang dikenal dengan nama badminton ini merupakan olahraga yang tergolong dalam kategori permainan bola kecil, cara bermainnya pun cukup mudah dan menggunakan raket,shutllecock. Bulu tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan (“kok” atau “shuttlecock“) melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Olahraga ini termasuk dalam kategori olahraga mahal karena memang membutuhkan biaya lebih khususnya untuk pembelian shuttlecock yang harus sering diganti karena mudah rusak, kemarin juga sudah saya singgung mengenai Pengertian Bulutangkis, tetapi untuk mempermudah dan menambah wawasan anda dalam permainan bulutangkis, kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai Peraturan Permainan Bulutangkis. untuk menyingkat waktu mari langsung saja kita bahas bersama-sama.

Peraturan Bulutangkis / Badminton

Sebelum anda bisa bermain bulutangkis dengan benar, alangkah baiknya jika anda sudah benar-benar menguasai Teknik Dasar Bulutangkis, karena bagaimanapun basic dasar dalam suatu olahraga adalah dengan pemahaman teknik dasar baru ke tingkat lebih kompleks.

Dalam permainan bulutangkis ini diterapkan beberapa aturan baku sesuai dengan PBSI, karena dalam pertandingan ini juga memerlukan rule untuk bisa menentukan pemenang dalam pertandingan dan juga untuk selalu menjaga sportinitas / fairplay. untuk mengetahui aturan permainan bulutangkis secara rinci anda bisa membacanya lebih lengkap dibawah ini;
peraturan permainan bulutangkis

Perlengkapan Permainan Bulutangkis

  • Raket Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.
  • Senar Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
  • Kok Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.
  • Sepatu Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

Lapangan Bulutangkis


Seperti halnya olahraga lain, bulutangkis juga memerlukan lapangan untuk bisa memainkannya dengan baik, untuk ukuran lapangan sesuai standar nasional ini pun juga sudah saya jelaskan pada postingan saya yang lalu, silahkan deh bisa dibaca sendiri >> Lapangan bulutangkis


Area servis

  • Servis dilakukan dari satu sisi lapangan (kiri atau kanan) menyilang menyeberangi jaring ke area lawan. Partai tunggal dan ganda memiliki area servis yang berbeda seperti yang diilustrasikan pada gambar. Bila kok jatuh di luar area tersebut maka kok dinyatakan “keluar” dan poin untuk penerima servis.
  • Posisi kiri atau kanan tempat servis dilakukan ditentukan dari jumlah poin yang telah dikumpulkan oleh pemain yang akan melakukan servis. Posisi kanan untuk jumlah poingenap dan posisi kiri untuk jumlah poin ganjil. Servis dari posisi kanan juga dilakukan saat jumlah poin masih nol.
  • Pada set pertama pemain/pasangan yang melakukan servis untuk pertama kali ditentukan dengan undian, sedangkan untuk set berikutnya dilakukan oleh pemenang dari set sebelumnya.
  • Untuk partai ganda, beberapa peraturan berbeda diterapkan untuk perhitungan poin menggunakan sistem pindah bola dan sistem reli poin:

Sistem pindah bola

  • Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai “orang pertama”. Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.
  • Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi “orang pertama” saat melakukan servis.
  • Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.
  • Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh “orang pertama”.

Sistem reli poin

  • Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.
  • Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.
  • Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.

Scoring System bulutangkis / Sistem perhitungan poin bulu tangkis

Sejak Mei 2006, pada kejuaraan resmi seluruh partai menggunakan sistem perhitungan 3×21 reli poin. Pemenang adalah pemain/pasangan yang telah memenangkan dua set. Sistem perhitungan poin bulu tangkis telah mengalami beberapa kali perubahan, mulai dari sistem klasik pindah bola 15 poin sampai sistem terbaru, sistem reli 21 poin.

Sistem klasik

Sistem ini berlaku sampai tahun 2002 sebelum diganti dengan sistem 5×7 poin. Sistem yang berlaku adalah sistem pindah bola atau dengan kata lain hanya pemain/pasangan yang melakukan servis yang dapat meraih poin.
Seorang/sepasang pemain akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan dua set permainan. Dengan sistem perhiutngan poin tiap setnya sebagai berikut:

Untuk partai tunggal putra dan semua partai ganda
  • Satu set terdiri dari 15 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 13 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 13 akan menentukan apakah terjadi jus 5 (permainan akan berakhir pada poin 18) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 13 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 14 sama.
  • Untuk partai tunggal putri
  • Satu set terdiri dari 11 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 9 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 9 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).
  • Bila keputusan jus telah diambil pada kedudukan 9 sama, maka tidak ada penambahan poin lagi bila terjadi kedudukan 10 sama.

Sistem 5×7 poin

  1. Sistem ini hanya berlaku dari Januari sampai Agustus 2002.
  2. Sistem yang berlaku adalah masih sistem pindah bola atau dengan kata lain hanya pemain/pasangan yang melakukan servis yang dapat meraih poin, namun berbeda dengan sistem klasik, seorang/sepasang pemain baru akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan tiga set permainan.
  3. Tidak ada perbedaan sistem perhitungan baik untuk tunggal atau ganda maupun untuk putra atau putri. Dengan perhitungan poin tiap setnya sebagai berikut:
    • Satu set terdiri dari 7 poin.
    • Bila terjadi kedudukan 6 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 6 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 8) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 7).
Kembali ke sistem klasik Mulai Agustus 2002, sistem perhitungan kembali ke sistem klasik dengan sedikit perubahan:
Untuk partai tunggal putra dan semua partai ganda

  • Satu set terdiri dari 15 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 14 sama, pemain/pasangan yang lebih dulu mencapai angka 14 akan menentukan apakah terjadi jus 3 (permainan akan berakhir pada poin 17) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 15).
Untuk partai tunggal putri
  • Satu set terdiri dari 11 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 10 sama, pemain yang lebih dulu mencapai angka 10 akan menentukan apakah terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 12) atau tidak (permainan tetap berakhir pada poin 11).

Sistem reli/rally 3×21 poin

  • Sistem ini mulai diberlakukan pada bulan Mei 2006. Tidak ada perbedaan sistem perhitungan baik untuk tunggal atau ganda maupun untuk putra atau putri.
  • Sistem yang berlaku adalah sistem reli poin atau dengan kata lain setiap seorang pemain melakukan kesalahan, lawan langsung memperoleh poin.
Seorang/sepasang pemain akan memenangkan pertandingan bila telah memenangkan dua set permainan. Dengan sistem perhitungan poin tiap setnya sebagai berikut:
  • Satu set terdiri dari 21 poin.
  • Bila terjadi kedudukan 20 sama, otomatis akan terjadi jus 2 (permainan akan berakhir pada poin 22).
  • Yus 2 akan otomatis diberlakukan bila kemudian terjadi lagi kedudukan sama (permainan akan berakhir dengan selisih 2 poin).
  • Bila terjadi kedudukan 29 sama, tidak lagi diberlakukan jus (permainan akan berakhir pada poin 30).
Jika dari penjelasan scoring system di atas adalah secara rinci, sedangkan untuk sistem pertandingan secara umum adalah sebagai berikut;
  • Pertandingan hanya berlangsung dalam 3 set dengan skor masing-masing adalah 21.
  • Ketika telah dilakukan servis, maka harus ada poin setelahnya oleh salah satu tim.
  • Tim yang menang pada saat rally mendapatkan poin pada score-nya.
  • Jika kedua tim mendapatkan poin masing-masing 20 poin pada satu set, maka tim yang memimpin 2 poin selanjutnya adalah pemenang set.
  • Jika kedua tim mendapatkan poin masing-masing 29 poin pada satu set, maka tim yang mendapatkan 30 poin selanjutnya adalah pemenang set.
  • Tim yang memenangkan set mendapatkan giliran servis pertama pada set selanjutnya.
  • Jeda Waktu dan Pergantian Sisi
  • Ketika poin telah mencapai 11 poin, pemain mendapatkan jeda waktu 60 detik.
  • Jeda waktu yang diperbolehkan antar set adalah 2 menit.
  • Pada set ketiga, kedua tim berganti sisi ketika mencapai 11 poin.

Peraturan Bulutangkis Tunggal

  • Pada awal set (0 – 0) dan ketika poin pemain yang melakukan servis adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan. Sebaliknya ketika poin pemain yang melakukan servis adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan.
  • Jika pemain yang melakukan servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka pemain tersebut melakukan servis pada sisi sebelahnya, misal sebelumnya dari sisi kanan lapangan berpindah ke sisi kiri,dst.
  • Jika pemain yang menerima servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka pemain tersebut melakukan servis untuk rally selanjutnya dengan aturan apabila poin pemain tersebut adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan, sebaliknya apabila poin pemain tersebut adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan.

Peraturan Bulutangkis Ganda

  • Setiap sisi hanya melakukan satu kali servis, maksudnya ketika pemain lawan yang mendapatkan poin maka servis tidak dilakukan oleh pemain lainnya dalam satu tim melainkan berpindah ke pemain lawan seterusnya sampai akhir set.
  • Servis dilakukan sesuai dengan diagram di bawah.(maaf ga sempet diterjemahin, buru-buru mau latihan dulu, hehe).
  • Pada awal set permainan ( 0 – 0 ) dan ketika poin pemain yang melakukan servis adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan lapangan, sebaliknya ketika poin pemain yang melakukan servis adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri lapangan.
  • Jika pemain yang melakukan servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka servis dilakukan pada lapangan sebelahnya, misal dimulai dari sisi kanan berpindah ke sisi kiri kemudian ke sisi kanan dan seterusnya.
  • Jika pemain yang menerima servis memenangkan rally dan mendapatkan poin maka servis berpindah ke pemain tersebut dengan aturan jika poin pemain tersebut adalah ganjil maka servis dilakukan dari sisi kiri, sebaliknya apabila poin pemain tersebut adalah genap maka servis dilakukan dari sisi kanan.
Ok saya kira cukup sekian dulu yang bisa volimaniak sampaikan mengenai peraturan permainan bulutangkis, semoga bisa menambah wawasan anda semuanya dalam bermain bulutangkis, tunggu update peraturan badminton berikutnya ya, jika ada perubahan akan segera saya revisi, terimakasih

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak: