Macam-Macam Unsur-unsur Dalam Lagu Yang Wajib Anda Ketahui

Unsur Dalam Lagu itu apa saja sih? pastinya dalam menciptakan lagu tidak akan terlepas dari beberapa unsur-unsur penting yang ada didalamnya, dulu sudah saya jelakan detail mengenai unsur-unsur dalam musik, lantas apa beda Unsur musik dan Unsur Lagu itu?

Unsur-unsur Lagu bisa dikatakan lebih spesifik bagiannya daripada Unsur musik, karena unsur musik bisa dikategorikan lebih luas cakupannya, karena musik sendiri dibagi menjadi beberapa bagian, sedangkan lagu lebih khusus lagi, karena biasanya tiap lagu memiliki ciri khas dan cara penyampaian yang berbeda-beda. seperti contohnya adalah Contoh Lagu Daerah Setempat. nah guna memperdalam pengetahuan anda dalam bermain musik dan memahami apa saja yang harus diketahui untuk bisa mempelajari semua materi dalam Materi seni musik, saya akan kupas tuntas pada kesempatan kali ini mengenai Unsur-unsur Dalam Lagu. kira-kira apa saja unsur penting dalam lagu itu ya, silahkan anda bisa baca baik-baik dari tiap uraian yang akan saya berikan ya.

Unsur-Unsur Dalam Lagu


Apersepsi selain syair dan nada, sebuah lagu terdiri atas berbagai bagian yang membentuknya. Lagu akan terdengar indah karena berbagai unsur musik yang digabungkan. Adapun, unsur-unsur yang membentuk sebuah lagu adalah sebagai berikut.
macam-macam-unsur-lagu

a. Notasi Musik

Nada tidak dapat dilihat atau diperlihatkan, tetapi dapat didengar ataupun diperdengarkan. Nada adalah bunyi yang getarannya teratur. Untuk menuliskan nada, digunakan notasi (simbol). Pada dasarnya, notasi hanya dapat melukiskan dua sifat nada, yaitu tinggi rendah dan panjang pendek. Warna nada dapat dilukiskan dengan notasi. Dengan notasi, kita dapat mengenal, membaca, menulis, dan menyanyikan lagu. dalam notasi musik ini dikenal dengan dua bagian yaitu Not balok dan Not angka.


b. Tanda Kunci

Kunci merupakan tanda yang digunakan pada garis paranada untuk menunjukkan letak titinada. Tanda kunci ada tiga macam, yaitu kunci G, kunci C, dan kunci F.

c. Melodi

Melodi adalah rangkaian sejumlah nada atau bunyi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya. Melodi merupakan bentuk ungkapan penuh atau hanya penggalan ungkapan nada. Setiap musik daerah mempunyai melodi berbeda-beda sesuai dengan karakter dan laras yang digunakan. Melodi yang baik adalah melodi yang intervalnya dapat terjangkau oleh register setiap alat musik atau suara manusia, artinya tidak terlalu rendah dan tinggi.

d. Ritme/Irama

Ritme/irama adalah gerak teratur karena munculnya aksen secara tetap. Keindahan irama lebih terasa karena adanya jalinan perbedaan nilai dari satuan-satuan bunyi. Ritme merupakan aliran ketukan dasar yang teratur mengikuti beberapa variasi gerak melodi. Ritme dapat kita rasakan dengan mendengarkan lagu secara berulang-ulang. Pola irama musik memberikan perasaan ritmis karena pada hakikatnya irama adalah yang menggerakkan perasaan yang erat hubungannya dengan gerak fisik. Setiap ragam musik daerah menghasilkan pola irama dan warna yang berbeda sehingga kita mengenal berbagai macam irama, seperti irama gamelan, Melayu, gambus, dan Maluku.

e. Harmoni

Harmoni adalah keselarasan paduan bunyi. Secara teknis, harmoni meliputi susunan, peranan, dan hubungan dari sebuah paduan bunyi dengan bentuk keseluruhan. Harmoni memiliki elemen interval dan akor. Akor adalah susunan nada apabila dibunyikan secara serentak akan terdengar harmonis. Akor mengiringi melodi lagu sebagai satu kegiatan yang utuh dan enak didengar. Jadi, melodi memenuhi aspek musik secara horizontal, sedangkan harmoni memenuhi aspek hubungan nada-nada secara vertikal. Peran harmoni akan makin nyata apabila seseorang menyanyi diiringi alat musik. Harmoni memberi bobot, nilai, dan bentuk tabuh pada jalinan melodi. Sebuah lagu akan terdengar indah jika memiliki harmoni yang baik.

f. Tempo

Tempo adalah cepat atau lambatnya sebuah lagu. Ukuran untuk menentukan tempo adalah beat. Beat, yaitu ketukan dasar yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. Misalnya, sebuah lagu memiliki beat MM 70, artinya dalam satu menit terdapat 70 ketukan dan dalam satu ketukan dinyatakan dengan notasi seperempat ( ). MM adalah singkatan dari Metronome Malzel. Metronome adalah alat pengukur tempo. Kata Malzel (1815) diambil dari nama pencipta alat ini. Tanda tempo dibagi menjadi tiga, yaitu tempo lambat, sedang, cepat, dan perubahan.

g. Dinamik

Dinamik adalah keras lembut lagu dan perubahannya. Tanda dinamik dibagi menjadi tiga, yaitu tanda nada dinamik lembut, tanda nada dinamik sedang, dan tanda nada dinamik keras.

h. Tangga Nada

Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Misalnya, do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Tangga nada dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada diatonis dan pentatonis.

i. Ekspresi

Menyanyi adalah mengungkapkan perasaan menggunakan alunan suara manusia dan kadang alunan suara intrumen musik. Menyanyi dilakukan dengan sepenuh perasaan baik itu perasaan sedih, gembira, khitmad, dan syahdu. Perasaan dalam lagu diungkapkan dengan tanda yang disebut tanda ekspresi.

Nah itulah penjelasan singkat dari saya dalam memahami Unsur-unsur dalam lagu, semoga anda semuanya memahami dan bisa menambah wawasan anda dalam bidang seni musik, semoga bermanfaat, dan jangan lupa di share ya keteman-teman anda. terimakasih

Dapatkan Info Terbaru dari Volimaniak:

close